Jim Cramer, Tarif 20% untuk Impor Akan Berdampak Buruk pada Ekonomi

Jim Cramer dari CNBC mengungkapkan kekhawatirannya terhadap rencana pemerintahan Donald Trump untuk menerapkan tarif 20% pada sebagian besar barang impor, menyebut kebijakan tersebut sebagai “mengerikan” bagi ekonomi AS. Meskipun pemerintah berupaya mengatasi ketidakseimbangan perdagangan, Cramer menekankan bahwa tarif sebesar itu dapat menyebabkan dampak negatif yang signifikan, termasuk kenaikan harga barang konsumsi dan ketegangan dalam hubungan perdagangan internasional.
Komunitas keuangan juga berbagi kekhawatiran Cramer, dengan investor bersiap menghadapi potensi volatilitas pasar menjelang pengumuman resmi tarif ini. Para analis memperingatkan bahwa kebijakan tersebut dapat memicu tindakan balasan dari mitra dagang utama, yang pada akhirnya memperburuk ketidakpastian ekonomi global. Beberapa ekonom bahkan membandingkan potensi dampaknya dengan krisis perdagangan besar yang terjadi pada tahun 1930-an, yang menyebabkan penurunan ekonomi yang parah.
Meskipun mengkritik tarif yang luas, Cramer sebelumnya mendukung langkah-langkah perdagangan yang lebih terfokus. Ia skeptis terhadap kebijakan perdagangan bebas yang menurutnya merugikan industri manufaktur Amerika dan kota-kota kecil. Sikap ini menunjukkan kompleksitas kebijakan perdagangan dan dampaknya terhadap ekonomi, serta perlunya pendekatan yang seimbang untuk mengatasi ketimpangan perdagangan tanpa menyebabkan kerugian ekonomi yang luas.