Berita Bitcoin Hari Ini – Penurunan Harga Terbesar Sejak 2022 dan Dampaknya pada Pasar Kripto

berbagiberkat.com – Pada Februari 2025, Bitcoin mengalami penurunan harga bulanan terbesar sejak Juni 2022, dengan penurunan sebesar 17,5%. Harga Bitcoin turun ke level terendah tiga bulan sekitar $78.273, setelah mencapai puncaknya di $109.071 pada pertengahan Januari.

Penurunan signifikan ini dipicu oleh beberapa faktor:

  1. Ketidakpastian Ekonomi Global: Kekhawatiran akan perang dagang global meningkat setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif baru pada impor dari Kanada, Meksiko, dan China, yang memicu volatilitas di pasar keuangan.

  2. Peretasan Bursa Kripto Bybit: Serangan siber senilai $1,5 miliar terhadap bursa kripto Bybit pada Februari turut menambah sentimen negatif di pasar kripto.

  3. Penarikan Dana dari ETF Bitcoin: Pada Februari 2025, ETF Bitcoin mengalami arus keluar terbesar sejak peluncurannya, dengan penarikan dana mencapai $3,3 miliar. Investor institusional, yang sering disebut sebagai “uang cepat”, berperan signifikan dalam aksi jual ini, seringkali menjual Bitcoin untuk menyeimbangkan kembali portofolio atau mengunci keuntungan.

Baca juga: Laporan Ketenagakerjaan AS – Indikasi Perlambatan Perekrutan dan Dampaknya pada Ekonomi

Meskipun mengalami penurunan tajam, Bitcoin memiliki sejarah pemulihan setelah penurunan besar. Misalnya, setelah penurunan 41% pada Juni 2022, Bitcoin naik 26% pada Juli.

Namun, investor disarankan untuk tetap berhati-hati, mengingat volatilitas pasar kripto yang tinggi dan faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi harga Bitcoin. Pemantauan terhadap perkembangan ekonomi global dan keamanan platform perdagangan kripto menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi yang bijak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *